Siswa di Kabupaten Bogor Ini Rela Jaga Toilet untuk Beli Seragam Sekolah - Bogor Channel

Sekilas Info

Post Top Ad

Post Top Ad

Tuesday, 31 May 2016

Siswa di Kabupaten Bogor Ini Rela Jaga Toilet untuk Beli Seragam Sekolah

Pagi buta, Denis sudah bersiap berangkat menuju sekolah. Bocah asal Desa Wargajaya, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor itu harus berjuang melawan waktu dan jarak. Ya, Denis bersekolah di SDN Suryakencana, Cipanas Cianjur.

Sebuah jarak tempuh yang jauh dari tempat ia tinggal. Denis siaga berdiri di pinggir jalur puncak dua. Berselang lima menit, sebuah mobil bak terbuka berhenti didepanya. Dengan sigap, Denis naik mobil pick up tersebut.

“Setiap hari nunggu mobil mang Udin. Kalau sampai terlambat sudah duluan. Disini tidak ada angkutan. Kalau naik sepeda jauh,” tutur Denis antusias.

Baju olahraga orange tampak lusuh, saat ditemui Radar Bogor, Senin (30/05/2016). Satu jam menumpang mobil pick up mang Udin, Denis akhirnya tiba di sekolah. Matanya masih merah karena kantuk, semalaman suntuk dia harus mengerjakan pekerjaan rumah.

Ia pun jarang jajan disekolah. Setiap istirahat, ia mengisi perutnya dengan bekal yang dibawanya dari rumah. Yakni nasi putih serta sayur -sayuran ditambah kerupuk. Baginya ini sudah lebih dari cukup untuk energi pulang sekolah nanti.

“Di sekolah gak penah jajan. Uang saku ditabung buat nanti melanjutkan sekolah. Biar bisa mengurangi beban emak sama bapak nanti,”katanya polos.

Seepulang sekolah, ia tidak langsung pulang kerumah. Denis pergi ke lokasi wisata air terjun ciherang, Desa Wargajaya, Sukamakmur.

Bukan bewisata di air terjun yang ia lakukan. Melainkan mencari uang tambahan untuk membeli seragam dan perlengkapan sekolah. Denis bekerja menjaga sebuah kamar mandi umum di pintu masuk menuju kawasan wisata tersebut.

“Pulang sekolah langsung jaga wc umum dulu. Tapi kalau sempet pulang, Denis pulang dulu ganti baju,”imbuhnya.

Dalam sehari, penghasilan dia sebagai  penjaga kamar mandi umum hanya Rp10 ribu hingga Rp20 ribu. Ia bekerja dari pukul 13: 00 WIB hingga pukul 17:00 WIB.

“Banyaknya ketika hari libur. Namun, alhamdulilah dari hasil jaga tidak menyusahkan orang tua kalau mau beli baju seragam baru atau buku,” bebernya.

Ia berharap dirinya bisa melanjutkan sekolah hingga perguruan tinggi. Agar bisa membantu kedua orang tuanya.


Post Top Ad