Ratusan Pohon yang Terpaksa Ditebang Kini, Seribu Pohon Pengganti Siap Tanam - Bogor Channel

Sekilas Info

Post Top Ad

Post Top Ad

Tuesday, 4 April 2017

Ratusan Pohon yang Terpaksa Ditebang Kini, Seribu Pohon Pengganti Siap Tanam

Ratusan pohon yang terpaksa ditebang dampak pembangunan tol Borr beberapa bulan lalu kini telah memiliki pengganti. Sebanyak 1.000 pohon siap tanam, ada di Kebun Bibit Jalan Ciremai. Hal ini diungkapkan Kasi Pemeliharaan Tanaman pada Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperumkim) Kota Bogor, Erwin Gunawan.

Menurutnya, setelah berkoordinasi dengan PT WIKA juga Marga Sarana Jabar (MSJ), sesuai kesepakatan akan ada penggantian pohon yang pernah ditebang di sepanjang jalan proyek tol Borr. “Diantaranya ada 12 jenis pohon, seperti Kenari, Mahoni, Bungur, Sembung, Kayu Manis juga lainnya sesuai dengan pohon yang ditebang,” katanya.
Sebagian, kata Erwin, sesuai dengan pohon yang ditebang, namun tetap menyesuaikan dengan kebutuhan yang ada di Kota Bogor. Sedianya, beberapa jenis pohon memang tidak ada di lokasi Tol Borr, namun menurutnya tetap dibutuhkan untuk penghijauan Kota Bogor.
“Cocok atau tidaknya sudah dipertimbangkan untuk ada di jalur hijau dan fasos, fasumnya sudah sesuai. Jumlahnya ada seribu pohon dengan ketinggian rata-rata 2 hingga 3 meter,” jelasnya.

Untuk sementara 1.000 pohon tersebut ditampung di kebun bibit berdasarkan pengiriman PT WIKA dan MSJ. Sebab, besar kemungkinan tidak memiliki tempat, sekaligus untuk penyesuaian aklimatisasi. “Untuk adaptasi nanti kita rawat dulu,” kata Erwin.

Di sisi lain, Edi Laksana dari Badan Litbang Kementerian Kehutanan mengungkapkan, sedianya Bogor memiliki ikon Pohon Kenari. Nah, dari 1.000 pohon pengganti, 200 diantaranya adalah Pohon Kenari. “Yang lainnya mungkin berbagai jenis dari 12 jenis itu, sembung 25, yang penting terutama dari jenis mahoni paling banyak,” paparnya.

Kondisi pohon-pohon tersebut, menurut Edi, berada dalam kondisi baik, terlebih cuaca Bogor yang kerap diguyur hujan belakangan ini membuat pohon-pohon pun subur. “Cocok di Bogor,” singkatnya.
(radar bogor/wil/c)

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad