Angka Stunting di Kabupaten Bogor Tembus 1,6 Juta Jiwa - Bogor Channel

Sekilas Info

Post Top Ad

Post Top Ad

Thursday, 4 October 2018

Angka Stunting di Kabupaten Bogor Tembus 1,6 Juta Jiwa


Di tengah kekayaan sumber daya alamnya, masih banyak masyarakat Bumi Tegar Beriman hidup di bawah garis kemiskinan. Kini, sedikitnya ada 1,6 juta orang di Kabupaten Bogor menderita stunting alias bertubuh pendek.

Hal itu diungkapkan oleh Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Ichsan Firdaus saat datang ke Kabupaten Bogor beberapa waktu lalu.

Penderita stunting di Kabupaten Bogor ini masih lebih tinggi dari batas toleransi yang ditetapkan oleh World Health Organization (WHO), yakni 20 persen.

Jika dihitung, 1,6 juta penderita stunting ini merupakan 28 persen dari jumlah penduduk Kabupaten Bogor secara keseluruhan yang berjumlah 5,7 juta orang.

Hal ini menjadi ironis, karena kekayaan alam di Kabupaten Bogor dianggap masih mumpuni untuk memberikan gizi yang cukup pada masyarakatnya.

“Tidak ada alasan stunting tinggi, karena Kabupaten Bogor cukup subur. Kita berharap di tahun 2019 bisa turun menjadi 20 persen,” jelasnya kepada Radar Bogor saat sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, Erwin Suriana menjelaskan bahwa penanganan stunting menjadi tanggung jawab bersama. Karena, pada umumnya penyakit itu timbul lantaran penderitanya kekurangan gizi.

Sehingga, menurutnya perlu ada dukungan dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lain seperti Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Peternakan.

Belakangan Pemkab Bogor menurutnya memang sudah mem buat tim khusus untuk penanganan stunting. Program itu dijalankan bersama untuk pencegahan stunting dan gizi buruk. “Seperti kami kasih Pemberian Makanan Tambahan (PMT),” terangnya.

Namun, hal itu dirasa belum cukup. Perlu ada asupan gizi lain yang diperoleh secara mandiri. Seperti halnya memberikan pemahaman pada masyarakat untuk menanam sayuran ataupun buah di lokasi masing-masing.

“Program pengentasan kemisk i nan juga perlu. Ini identik juga dengan kemiskinan. Harus ada bantuan atau subsidi dari pemerintah,” kata Erwin.

Terpisah, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bogor, terhitung akhir 2017 lalu jumlah penduduk Kabupaten Bogor mencapai 5.715.009 orang.

Tapi, masih banyak yang warganya hidup dalam kemiskinan. Di tahun yang sama jumlahnya tercatat ada sebanyak 487.300 orang hidup mis kin. Jumlah memang sedikit lebih rendah dari tahun sebelumnya yakni 490.800 orang.

Sumber : Pojokjabar

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad